Swestimahardini's Blog

Just another WordPress.com weblog

OOP (Oject Oriented Programming) March 5, 2010

Filed under: Uncategorized — swestimahardini @ 5:17 pm

OOP (Oject Oriented Programming)

–  Pemrograman yang berorientasi objek

–  Mampu memberikan solusi kaidah pemrograman modern

–  Tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah secara terstruktur (tetapi dengan cara melihat                   objek-objek apa yang dapat memecahkannya)

–  Membagi pemecahan masalah ke dalam objek

KONSEP DASAR OOP :

–  INHERITAGE (pewarisan)

–  ENCAPSULATION (pegkapsulan / pembungkusan)

–  POLIMORFISME

POLIMORFISME

–  Berasal dari bahasa YUNANI, yang memiliki arti MEMPUNYAI BANYAK BENTUK

–  Memiliki satu tujuan dan banyak cara

–  Digunakan untuk memudahkan pemrograman karena lebih natural (tidak harus menggunakan nama yang berbeda untuk metode yang mirip secara bahasa)

–  Tidak bergantung kepada pemanggilan subrutin

–  Pengiriman pesan bergantung kepada objek tertentu dimana pesan tersebut dikirim

–  Dalam pemrograman java, polimorfisme diterapkan dengan metode overloading (mengubah sifat berdasarkan signature) dan overriding (mendefinisikan ulang metode dan konstruktor pada subclass atau kelas turunan)

MENGAPA DISEBUT POLIMORFISME ?

KARENA sebuah variabel tunggal dalam program dapat memegang berbagai jenis objek yang berbeda selagi program berjalan dan teks program yang sama dapat memanggil beberapa metode yang berbeda disaat yang berbeda dalam pemanggilan yang sama PENERAPAN POLIMORFISME Dilakuan dengan menggunakan nama sama, namun mempunyai implementasi yang berbeda, contoh :

–  Metode berkembang biak pada objek dengan tipe kucing dengan tipe burung bisa berbeda, j kucing berkembang biak dengan melahirkan sedangkan burung berkembang biak dengan bertelur

–  Objek mahasiswa dapat melakukan metode mencuci yang berbeda-beda tergantung objek yang dicuci, seperti metode mencuci motor, mencuci piring, dan mencuci baju tentu dilakukan dengan cara bebeda

–  Jika seekor hewan menerima suatu pesan seperti “gerak cepat” maka tiap jenis hewan akan melakukan sesuatu namun tetap sesuai dengan kemapuan hewan tersebut, seperti seekor burung jika mendapatkan pesan tersebut maka dia akan menggerakkan sayapnya dan terbang sedangkan jika seekor singa mendapatkan pesan tersebut maka dia akan menggerakkan kakinya dan berlari.

CONTOH PROGRAM :

class SepakBola {

public void showoff() {

System.out.println(“Menangkan pertandingan”)

}

}

class Penyerang extends SepakBola {

public void showoff() {

System.out.println(“Cetak GOL”);

}

}

class Bek extends SepakBola {

public void showoff() {

System.out.println(“Jangan sampai GOL”);

}

}

class Kiper extends SepakBola {

public void showoff() {

System.out.println(“Jaga gawang”);

}

}

public class Tendangan {

public static void main (String[] args) {

SepakBola SB = new SepakBola();

Penyerang P = new Penyerang();

Bek B = new Bek();

Kiper K = new Kiper()

SB.showoff();

SB = P;

SB.showoff();

SB = B;

SB.showoff();

SB = K;

SB.showoff();

}

}

Polimorfisme dapat secara otomatis memakai method yang tetap untuk semua objek tanpa memerhatikan asal dari objek sub class. Dan dengan polimorfisme kita dapat menggunakan objek dalam banyak operasi namun prosesnya bisa jadi berbeda-beda.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s