Swestimahardini's Blog

Just another WordPress.com weblog

KONSEP ORGANISASI March 25, 2011

Filed under: Uncategorized — swestimahardini @ 5:59 am

Konsep Organisasi

 

 

Organisasi merupakan koordinasi sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan. Pada perusahaan yang besar tujuan yang besar dibagi lagi dalam beberapa tujuan yang lebih kecil agar lebih mudah dikelola. Bahkan tujuan yang lebih kecil tadi masih dapat dibagi lagi ke dalam sub-sub tujuan. Bentuk ini sering disebut Struktur Hirarki.

 

Dalam suatu organisasi dikenal adanya tingkatan supervisi dan rentang pengawasan.

 

  • Tingkatan supervisi menunjukkan banyaknya jenjang antara manajemen tingkat atas sampai dengan manajemen yang paling bawah.
  • Rentang pengawasan menunjukkan bawahan yang harus melapor kepada manajemen.
  • Sentralisasi Pengambilan keputusan yang diserahkan kepada manajer tingkat atas.
  • desentralisasi Pengambilan keputusan sebagian diserahkan kepada manajer tingkat di bawahnya.

 

Masalah Organisasi

 

Terdapat 4 masalah utama yang dihadapi organisasi dalam sistem informasi.
1. Kekakuan, tanggapan pasif organisasi terhadap perubahan, terutama informasi.
2. Kegagalan informasi, kegagalan informasi antar unit organisasi karena secara fisik terpisah atau karena antar fungsi tidak saling terhubung. Misalnya adanya informasi yang berubah, hilang, atau keterlambatan.

3. Suboptimisasi, kegagalan perusahaan untuk mencapai tujuan utamanya, karena masing-masing unit berusaha untuk menca pai tujuannya unit dan mengabaikan tujuan unit lain.
4. Motivasi individual, tidak kesesuaian tujuan individu dalam perusahaan dengan tujuan perusahaan. Masalah ini dapat terjadi pada saat penerapan sistem yang baru.

 

Jenis Keputusan

 

  • Keputusan terstruktur (terprogram) adalah keputusan yang didasarkan pada pertimbangan atau keadaan yang dapat dirumuskan tanpa pertimbangan manusia
  • Keputusan tidak terstruktur adalah keputusan yang memerlukan pertimbangan manusia dan sering kali didasrkan pada informasi yang tidak pasti
  • Keputusan semi terstruktur adalah keputusan yang diambil atas dasar informasi yang sudah pasti dan belum pasti

 

Proses Pengambilan Keputusan

 

  1. Perumusan masalah, tahap ini meliputi penentuan tujuan, faktor-faktor penting, anggapan, dan kendala yang dihadapi
  2. Penentuan alternatif, pencarian dan penghimpuan berbagai alternatif pemecahan masalah
  3. Evaluasi alternatif, melakukan evaluasi untung rugi dari setiap alternatif yang dibuat
  4. Memilih alternatif, alternatif yang terbaik yang akan dipilih dengan memperhatikan untung ruginya, yaitu yang dapat memecahkan masalah tanpa menimbulkan masalah baru baik pada aktivitas tersebut maupun pada aktivitas lainnya
  5. Menjalankan alternatif, menjalankan alternatif yang dipilih tetap harus dilakukan pengawasan untuk mengetahui pengaruh, kendala, dan keberhasilan.

 

Tingkatan Manajemen

 

  • Top Management bertugas melakukan perencanaan dan pengambilan keputusan strategis dan bersifat jangka panjang.
  • Middle management bertugas menerencanakan (jangka pendek; mingguan,bulanan, tahunan) dan mengawasi kegiatan
  • Manajer operasional bertanggungjawab terhadap pelaksanaan pekerjaan harian.
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s