Swestimahardini's Blog

Just another WordPress.com weblog

Google Maps for Android Sebagai Mobile Agent November 25, 2012

Filed under: Uncategorized — swestimahardini @ 4:42 am

Image

 

SOFTWARE AGENT

 

Menurut Nwana, konsep agent sudah dikenal lama dalam bidang AI, tepatnya dikenalkan oleh seorang peneliti bernama Carl Hewitt dengan concurrent actor model-nya pada tahun 1977. Dalam modelnya Hewitt mengemukakan teori tentang suatu obyek yang yang dia sebut actor, yang mempunyai karakteristik menguasai dirinya sendiri, interaktif, dan bisa merespon pesan yang datang dari lain obyek sejenis. Dari berbagai penelitian berhubungan dengan hal diatas, kemudian lahirlah cabang ilmu besar yang merupakan turunan dari AI yaitu Distributed Artificial Intelligence (DAI), yang antara lain membawahi bidang penelitian,Distributed Problem Solving (DPS), Parallel Artificial Intelligence(PAI), dan Multi Agent System (MAS).

Masa ini terkenal dengan masa generasi pertama penelitiansoftware agent, yaitu periode 1970-1990. Pada umumnya konsentrasi penelitian pada periode ini tertuju ke arah: pemodelan internal agent secara simbolik, isu-isu makro mengenai interaksi, koordinasi, dan komunikasi antar agent dalam kerangka MAS. Tujuan utamanya adalah untuk menganalisa, mendesain, dan mengintegrasikan system dalam kerangka agent yang bisa berkolaborasi satu dengan yang lain. Berbagai macam penelitian yang dilakukan pada generasi pertama (1970-1990) itu terangkum secara lengkap dan terorganisir dengan baik dalam buku-buku yang dieditori oleh Bond dan Gasser, Gasser dan Huns, dan Chaib-draa.

Kemudian masa generasi kedua dari penelitian agent adalah periode tahun 1990 sampai saat ini. Konsentrasi penelitian pada periode ini khususnya adalah pada: pengembangan dan penelitian teori agent (agent theory), arsitektur agent (agent architecture) dan bahasa pemrograman yang digunakan (agent language). Terangkum dengan baik dalam buku-buku dan makalah-makalah oleh Wooldridge dan Jennings.

 Software agent adalah sebuah entitas software yang berfungsi secara berkesinambungan (continuously) dan otomatis pada lingkungan tertentu, sering menjadi tempat hidup oleh agent dan proses-proses lain. (Jefrey F Bradshaw)

 

KARAKTERISTIK SOFTWARE AGENT

Ada beberapa karakteristik yang dapat diamati dari berbagai software agent yang ada saat ini. Karakteristik-karakteristik itu antara lain:

  1. Autonomy
  2. Intelligence, reasoning, dan learning
  3. Mobility dan stationary
  4. Delegation
  5. Reactivity
  6. Proactivity dan goal-oriented
  7. Communication dan coordination capability

Beberapa sumber menyebutkan bahwa software agent dibagi menjadi 3 yaitu desktop agent, internet agent dan intranet agent. Namun melihat bahwa internet dan intranet hampir sama maka agent dibagi menjadi 2 yaitu desktop agent dan internet agent.

 

MOBILE AGENT

 

Internet agent merupakan agent yang hidup dan bertugas dalam lingkungan jaringan internet yang bertugas mengatur informasi yang ada di internet. Salah satu klasifikasi yang termasuk internet agent adalah Mobile Agent.

Mobile Agent ialah agen yang mempunyai kemampuan berpindah-pindah dalam jaringan, berinteraksi dengan host-host asing, mengumpulkan informasi berdasarkan pengguna, dan mengembalikannya ke pengirim setelah melakukan tugasnya (Lange, 1998). Dalam implementasinya mobile agent dijalankan oleh remote program.

 

Mobile agent mempunyai beberapa keuntungan yaitu:

 

  1. Mengurangi beban jaringan: Sistem terdistribusi sangat tergantung pada protokol komunikasi yang melibatkan banyak interaksi untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Akibatnya, traffic jaringan tinggi. Sebaliknya, Mobile agent memungkinkan untuk mengemas suatu aplikasi, mengirimkannya ke host tujuan dan kemudian interaksi dapat terjadi secara lokal. Mobile agent juga bermanfaat untuk mengurangi aliran data pada jaringan. Jika terdapat data dengan jumlah yang sangat besar tersimpan di remote host, maka lebih baik memproses data tersebut secara lokal ditempatnya, dari pada mengirimkannya melalui jaringan. Moto Mobile agent adalah: lebih baik memindahkan komputasi ke temapat data, dari pada memindahkan data ke tempat komputasi.
  2. Efisiensi sumber daya: Konsumsi sumber daya (CPU dan memori) dapat dihemat, sebab Mobile agent menetap dan bekerja hanya pada satu node pada satu waktu. Node yang lain tidak menjalankan agen sampai node tersebut memerlukannya.
  3. Menanggulangi latency jaringan: Sistem real-time yang kritis perlu tanggap terhadap perubahan lingkungannya secara real-time. Keterlambatan tanggapan yang diakibatkan oleh masalah jaringan harus dihindari. Mobile agent menawarkan suatu pemecahan dengan mengirimkan agen ke tujuan dan dieksekusi secara lokal.
  4. Encapsulate protocol: Ketika terjadi pertukaran data pada sistem terdistribusi, setiap host memiliki kode sebagai implementasi dari protokol yang diperlukan untuk mengkode data yang keluar dan menerjemahkan data yang masuk secara tepat. Untuk menjamin  kompatibilitas, kode-kode protokol tersebut sudah dibakukan. Teatapi untuk mengakomodasi keperluan efisiensi dan keamanan yang lebih baru, tidak praktis bila harus meng-upgrade kode protokol tersebut, meskipun hal tersebut meungkinkan. Mobile agent dapat memecahkan masalah tersebut, karena Mobile agent dapat dikirim ke remote host dengan tujuan untuk membentuk “channel” yang berdasarkan protokol yang sudah baku tersebut.
  5. Eksekusi secara asynchronous dan autonomous: Perangkat mobile sering kali harus menggunakan koneksi jaringan yang mahal dan mudah putus. Pekerjaan dapat digabungkan ke dalam Mobile agent yang kemudian dapat dikirimkan ke tujuan. Setelah dikirimkan dan sampai ke tujuan, koneksi antara perangkat mobile dan jaringan dapat diputuskan. Mobile agent menjadi berdiri sendiri dan dapat beroperasi secara asynchronous dan autonomous. Kemudian, perangkat Mobile dapat dikoneksikan ke jaringan untuk mengambil dan mengumpulkan kembali agen yang telah dikirimkan. Dengan cara disconected operation ini agent dispatched tidak memerlukan sistem asal untuk tetap aktif sementara mereka dieksekusi. Mereka juga bisa menunggu (work while you sleep)
  6. Beradaptasi secara dinamis: Mobile agent mempunyai kemampuan untuk mengetahui perubahan di lingkungan eksekusinya dan dapat bereaksi secara autonomous melakukan perubahan. Multiple Mobile agent mempunyai kemampuan yang khas untuk berdistribusi sendiri di antara host-host dalam jaringan sedemikian rupa untuk memelihara konfigurasi yang optimal untuk penyelesaian masalah khusus.
  7. Andal dan toleran terhadap kesalahan: Kemampuan mobile agent untuk berinteraksi secara dinamis pada situasi dan keadaan yang tak menguntungkan menjadikan Mobile agent mudah untuk membuat sistem terdistribusi yang andal dan toleran terhadap kesalahan. Jika sebuah host akan di-shutdown , semua agen yang sedang eksekusi di mesin tersebut akan diberi peringatan dan diberikan waktu untuk berpindah dan melanjutkan operasinya di host yang laindalam jaringan tersebut.
  8. Mendukung lingkungan yang heterogen: Komputasi jaringan pada dasarnya sangat heterogen. Baik pada sisi perangkat keras maupun perangkat lunak. Mobile agent tidak tergantung pada komputer dan jaringan, tetapi hanya bergantung pada lingkungan eksekusinya. Sebagai contoh, Mobile agent java dapat ditujukan ke segala sistem yang mempunyai JVM ( Java Virtual Machine).
  9. Real Time Notification: Agen yang ditempatkan pada remote site bisa memberitahukan perubahan isi secara cepat ( misal upgrade software,pasar saham). Tanpa harus diminta oleh user. Ini juga terkait dengan hasil pencarian yang up todate, meningkatkan kemampuan penyimpanan data terpusat yang telah ada.
  10. Ekekusi paralel: Komputasi masif bisa dibagi ke dalam sejumlah agen, dilakukan dispatch ke node yang paling sesuai untuk eksekusi dari tiap komponen, dan merakitnya di home. Sumber daya hardware bukan lagi batasan.
  11. Paradigma Komputasi yang adaptif: Mobile agent bisa di-retract, dispatch, clone atau deactivate sesuai dengan perubahan kondisi.
  12. Skalabilitas: Bila jumlah elemen komputasi di jaringan meningkat, agen baru bisa dikirim atau clone dan dispatch ke mesin baru di jaringan. Salah satu Mobile Agent adalah Google Maps for Android. Google Maps sendiri adalah layanan gratis yang hanya menunjukan nama jalan tetapi tidak bisa untuk nama gunung, nama sungai atau yang lainnya, namun google map ini lebih lengkap dari yang lainnya. Dengan aplikasi zooming maka seseorang dapat melihat lebih jelas wilayah yang belum kunjungi,dengan kata lain hanya menggunakan layanan google map maka dunia seakan menjadi sempit. Fasilitas yang disediakan google dalam layanan google map nya ini dapat dibilang hampir sempurna, bagaimana tidak anda disuguhkan layanan cetak peta dalam aplikasi google earth.

Google Maps for Android sebagai Mobile Agent

Aplikasi Google Maps for android merupakan sebuah aplikasi gratis yang diciptakan oleh google. Google Maps for android terhubung dengan server google maps, data yang disajikan berasal dari satelit google maps yang sangat terkenal dalam pemetaan.

Di dalam aplikasi Google Maps for android ini juga sudah disuntikkan sistem navigasi GPS sehingga akan sangat membantu para pengguna dalam proses browsing peta digital. Selain itu ada beberapa fitur yang sangat bermanfaat bagi user dalam menggunakan google maps untuk android ini, diantaranya yaitu:

 

  • Voice Search,
  • Street View,
  • Directions (Reserve, Update Route, Route Option),
  • My Location,
  • Latitude: See friends on the map,
  • Layers (Traffic, Satellite, Terrain, Transit Lines)

Berikut adalah contoh tampilan dari Google Maps for android.

 ImageImage

ImageImage

 

Saat ini Google Maps telah tersedia untuk perangkat Android. Google Maps for Android pun memiliki fitur yang hampir sama dengan Google Maps pada desktop, hanya saja dengan adanya Google Maps for Android memudahkan user untuk mencari lokasi tempat user berada maupun lokasi tujuan user dimana pun dan kapanpun.

Untuk itu kami mencoba untuk membuat karakteristik dari Google Maps for Android berdasarkan pada 7 karakteristik software agent. Adapun karakteristiknya sebagai berikut:

 

1. Autonomy

Google Maps for Android memiliki karakteristik Autonomy, karena Google Maps dapat meng-update secara langsung peta yang dibutuhkan oleh user.

 

2. Intelligence, Reasoning, dan Learning

Google Maps for Android memiliki karakteristik Intelligence, Reasoning dan Learning, karena memiliki kemampuan untuk menjalankan perintah dari user yaitu menunjukkan arah jalan untuk setiap lokasi yang dituju oleh user serta menunjukkan kilometer jarak yang harus ditempuh oleh user.

 

3. Mobility dan Stationary

Google Maps for Android memiliki karakteristik Mobility dan Stationary, selain karena memang Google Maps for Android diperuntukkan untuk aplikasi berbasis mobile android yang memungkinkan user untuk dapat membuka Google Maps dimana pun dan kapan pun berada.

 

4. Delegation

Google Maps for Android memiliki karakteristik Delegation, karena Google Maps dapat merespon dengan cepat setiap perintah yang diperintahkan oleh user yaitu mengenai feed back informasi lokasi keberadaan maupun tujuan user.

 

5.  Reactivity

Google Maps for Android memiliki karakteristik Reactivity, karena bila user menggunakan Google Maps kemudian berpindah tempat atau lokasi maka akan muncul sebuah jalur atau path perpindahan user. Selain itu apa bila user menandai lokasi dengan menggunakan Google Maps, dengan cepat Google Maps akan menambah database peta keberadaan user.

 

6. Proactivity dan Goal-Oriented

Google Maps for Android memiliki karakteristik Proactivity dan Goal-Oriented, karena tujuan dari pada aplikasi ini dibuat sangat jelas yaitu sebagai peta lokasi elektronik yang dapat digunakan secara online dan dapat dengan cepat merespon dan membuat jalur lokasi keberadaan maupun tujuan lokasi user.

 

7.  Communication dan Coordination Capability

Google Maps for Android memiliki karakteristik Communication dan coordination capability, karena secara langsung Google Maps dapat berinteraksi dengan user-nya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s